Archive for the ‘Agriculture’ Category

Berkebun Islami

Thursday, April 12th, 2007

Di sela-sela Seminar Internasional tentang “People – Centered Development” di Chiangmai, Meechai tokoh KB dan Kampanye AIDS Thailand, mengajak Uwan untuk bermalam di kawasan perkebunan pinggir kota. Magrib di Juni 1990 itu, kami hanya perlu satu jam bermobil ke pedesaan tempat kakak sepupunya Langkorn menetap dengan berkebun lengkeng dan leici. Mata pencaharian mereka sekeluarga hanyalah kebun 2 jenis buah itu seluas 2 hektar lebih kurang. (more…)

Mempersiapkan Bibit

Wednesday, April 11th, 2007

Belakangan baru Uwan paham bahwa politik pertanian kita di era Orde Baru dulu memihak kepada pangan dan itu umumnya fokus ke dataran rendah, khususnya padi, jagung dan kedele. Untuk dan atas alasan kestabilan politik, berbagai sumberdaya diarahkan kepada peningkatan produktifitas pangan. Stabilitas politik yang dibutuhkan untuk merealisasi pembangunan Indonesia, salah satunya dikembangkan melalui program stabilitas pangan. Sektor perut dan konsumsi yang mencukupi akan meredam keresahan rakyat yang pada gilirannya akan mendatangkan rasa aman sehingga stabilitas politik bisa dicapai. (more…)

Rezeki Mahoni

Friday, September 8th, 2006

Waktu itu Jum’at sore 11 Desember 1981. Medan sedang berangin dan berdebu. Dalam perjalanan Uwan  ke Medan kali itu, Tuhan mempertemukannya dengan Abang Saragih, seorang pegawai honorer rendahan di Dinas Perkebunan Kabupaten Deli Serdang. Si Abang yang enerjik kelihatan sedang termenung, menerawang jauh tentang keputusan yang terlanjur diambilnya.

Ia terlanjur menjual sepeda motor kesayangannya untuk membeli polybag. Abang membibitkan mahoni, karena logikanya pasti akan banyak permintaan bibit menyusul penebangan ribuan batang pohon mahoni sepanjang jalan poros Medan – Pematang Siantar. Nampaknya ini proyek empuk, karena tak terdengar pihak lain berinisiatif mengantisipasi fenomena itu.
(more…)

Markisa Uwan

Friday, August 4th, 2006

Gambar 11.jpg

Pertengahan 1997 lalu - karena dibawa peruntungan - Uwan mendapatkan kontrak kerja internasional untuk mengelola suatu pilot proyek yang diuji-cobakan di Kabupaten Solok. Tepatnya di 2 Kecamatan, Lembah Gumanti dan Lembang Jaya. Mumpung dibayar dollar dari Washington sana ditambah kenaikan kurs, ada terlebih sedikit dana yang bisa diinvestasikan.
(more…)

Menyimak Pengalaman Oita

Friday, August 4th, 2006

hotspring_oita.jpg

Beberapa tahun yang lalu, Uwan hadir dalam acara penyerahan Magsaysay Award di Manila (atas undangan Dr. Umali, salah seorang teman baik dari ANGOC) kepada Gubernur Prefektur Oita - Jepang, Morihito Hiramatsu (sekarang 83 tahun). Hiramatsu yang menjadi Gubernur Oita 4 kali ini mendapatkan penghargaan untuk kategori Pelayanan Pemerintah, karena mampu mengubah propinsi tertinggal menjadi kota sibuk dan masyarakatnya meraih keberhasilan ekonomi.
(more…)

Merawat Sungai di Sayumsabah

Thursday, July 27th, 2006

Pertengahan 1997 yang sedang berangin itu, tiga hari Uwan ikut tim Bitra mengunjungi desa Sayumsabah, Kecamatan Sibolangit – Kabupaten Deli Serdang. Perjalanan ke desa selalu disiapkan kawan-kawan bila mendengar Uwan mau ke Medan. Entah kenapa, pikiran-pikiran lepas di perjalanan selalu dapat mereka kembangkan menjadi program lembaga. Mungkin ide-ide efektif yang terbangun selama perjalanan, didukung aura alam membuat rombongan menjadi kreatif-konstruktif.
(more…)

Kebun Kopi Nagari

Thursday, July 27th, 2006

Perda nomor 9 / 2000 telah dilangsir lama, namun belum jelas wujud kongkrit bagaimana mengimplementasikannya kedalam bentuk-bentuk penumbuhan ekonomi nagari. Secara infrastruktur pemerintahan nampaknya sudah agak jelas. Ada lembaga Wali Nagari, Badan Perwakilan Nagari dan ada pula Majelis Tungku Tigo Sajarangan. Bila kelembagaan ini sudah eksis, maka pengelolaan pelayanan publik terendah di tangan anak nagari sudah akan lancar. Tinggal lagi, bagaimana membiayai infrastruktur itu kalau tak ingin tergantung dan menyusu kepada fasilitas pemerintah. Bagaimana mandiri dan tegak kepala menunjukkan martabat nagari.

(more…)