Archive for the ‘Column’ Category

Mandat Lingkungan

Friday, April 20th, 2007

Maninjau Hutan1.jpg 

Banyak kritik yang mempertanyakan legitimasi LSM untuk melakukan pembelaan melalui gerakan lingkungan, khususnya dalam menggugat perusak lingkungan dan pelaksanaan kebijakan publik yang berdampak negatif pada lingkungan. Atas hak apa gerakan lingkungan boleh menyeret industri pencemar atau instansi pemerintah ke pengadilan. Baik atas dasar pidana – perdata atau ke PTUN untuk kesalahan administrasi publik, antara lain tersebab mengeluarkan perijinan. (more…)

Berkebun di Laut

Wednesday, April 11th, 2007

Mentawai tangkap udang.jpg 

Mengembangkan pemikiran tentang pelestarian sumberdaya laut dan pesisir nampaknya tidak pernah berhenti dilakukan oleh sejawat Uwan dari LP3M Makassar. Setelah bertahun-tahun mendampingi masyarakat di pulau-pulau yang berpenghuni di Taman Nasional Taka Bone Rate, Kabupaten Selayar dan pulau-pulau di kabupaten Pangkajene, kini mereka sedang merintis apa yang diistilahkannya sebagai Peperiber. Maksudnya pengembangan perikanan berkelanjutan. Taka Bone Rate merupakan kawasan terumbu karang terbesar nomor tiga di dunia. Untuk menjajakan konsep itu Uwan menemani petinggi LP3M, Bung Sufrie Laude dan Hermanto Azis, road-show ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Departemen Perikanan dan Kelautan. Respons cukup menggembirakan, paling tidak ada antusiasme dari kedua lembaga pusat itu. (more…)

Mempersiapkan Bibit

Wednesday, April 11th, 2007

Belakangan baru Uwan paham bahwa politik pertanian kita di era Orde Baru dulu memihak kepada pangan dan itu umumnya fokus ke dataran rendah, khususnya padi, jagung dan kedele. Untuk dan atas alasan kestabilan politik, berbagai sumberdaya diarahkan kepada peningkatan produktifitas pangan. Stabilitas politik yang dibutuhkan untuk merealisasi pembangunan Indonesia, salah satunya dikembangkan melalui program stabilitas pangan. Sektor perut dan konsumsi yang mencukupi akan meredam keresahan rakyat yang pada gilirannya akan mendatangkan rasa aman sehingga stabilitas politik bisa dicapai. (more…)

Rezeki Mahoni

Friday, September 8th, 2006

Waktu itu Jum’at sore 11 Desember 1981. Medan sedang berangin dan berdebu. Dalam perjalanan Uwan  ke Medan kali itu, Tuhan mempertemukannya dengan Abang Saragih, seorang pegawai honorer rendahan di Dinas Perkebunan Kabupaten Deli Serdang. Si Abang yang enerjik kelihatan sedang termenung, menerawang jauh tentang keputusan yang terlanjur diambilnya.

Ia terlanjur menjual sepeda motor kesayangannya untuk membeli polybag. Abang membibitkan mahoni, karena logikanya pasti akan banyak permintaan bibit menyusul penebangan ribuan batang pohon mahoni sepanjang jalan poros Medan – Pematang Siantar. Nampaknya ini proyek empuk, karena tak terdengar pihak lain berinisiatif mengantisipasi fenomena itu.
(more…)

Menyimak Pengalaman Oita

Friday, August 4th, 2006

hotspring_oita.jpg

Beberapa tahun yang lalu, Uwan hadir dalam acara penyerahan Magsaysay Award di Manila (atas undangan Dr. Umali, salah seorang teman baik dari ANGOC) kepada Gubernur Prefektur Oita - Jepang, Morihito Hiramatsu (sekarang 83 tahun). Hiramatsu yang menjadi Gubernur Oita 4 kali ini mendapatkan penghargaan untuk kategori Pelayanan Pemerintah, karena mampu mengubah propinsi tertinggal menjadi kota sibuk dan masyarakatnya meraih keberhasilan ekonomi.
(more…)

Merawat Sungai di Sayumsabah

Thursday, July 27th, 2006

Pertengahan 1997 yang sedang berangin itu, tiga hari Uwan ikut tim Bitra mengunjungi desa Sayumsabah, Kecamatan Sibolangit – Kabupaten Deli Serdang. Perjalanan ke desa selalu disiapkan kawan-kawan bila mendengar Uwan mau ke Medan. Entah kenapa, pikiran-pikiran lepas di perjalanan selalu dapat mereka kembangkan menjadi program lembaga. Mungkin ide-ide efektif yang terbangun selama perjalanan, didukung aura alam membuat rombongan menjadi kreatif-konstruktif.
(more…)

Melaut di Miyazaki

Thursday, July 27th, 2006

miyazaki.jpg

Akhir Mei 1996 yang berangin itu, Uwan jadinya diperbolehkan ikut nelayan Jepang pergi memancing ikan ke laut. Atas jaminan dari Kusachi-San, relasi lama dari LSM PHD (Peace Happiness and Democracy), Uwan diberi tugas menjadi salah seorang pemancing long-line di kapal itu. Sayang, Uwan sudah lupa nama kapalnya. Kami berangkat dari pelabuhan Miyazaki, sebuah prefektur di bagian selatan pulau Kyushu (sekitar 2 jam perjalanan pesawat dari Tokyo) .
(more…)

Payang Rumpon

Thursday, July 27th, 2006

Ir. Eni Kamal MSc adalah adik ideologis Uwan yang selalu gelisah. Ia prihatin melihat handai taulan di kampungnya, desa Pondok – resort nelayan Sasak, Pasaman Barat. Mereka umumnya berpenghidupan sedang sampai miskin seperti umumnya perkampungan nelayan di manapun di Indonesia. Tapi menurut Eni, ada yang miskin justru karena tak mampu mengelola sumber keuangan keluarga. Dengan penghasilan melaut yang sebegitu besar, walau kadang-kadang minim karena sedang tidak musim ikan, total pertahun mestilah surplus.
(more…)

Berjuang di Bali Barat

Thursday, July 27th, 2006

Ah, Uwan ke Bali lagi untuk urusan yang tak masuk akal. Kejadian April 2001 itu ada-ada saja, Uwan memfasilitasi orang Bali bagaimana mengelola pariwisata. Bagaimana mungkin orang Padang yang dunia pariwisatanya masih jauh ketinggalan, namun melatih orang Bali yang jam terbang pariwisatanya sangat maju. Kedatangan kali ini ibarat mencoba mengaum di kandang harimau.
(more…)

S2 Alternatif

Thursday, July 27th, 2006

Uwan pulang ke Bandung lagi bulan itu. Disamping urusan pekerjaan, selalu ada kerinduan untuk kembali. Maklum, Bandung memang sudah menjadi tanah air kedua setelah Sumbar karena dulu Uwan hampir sepuluh tahun menetap disana. Menikam jejak, berjalan kaki setelah shalat subuh adalah kenyamanan yang susah dicari bandingannya. Bayangkan, kembali menelusuri sudut-sudut penuh kenangan ditengah dingin-segarnya hawa pagi hari. Duh, hebring kata orang Bandung.

(more…)