Bunga Rampai Persahabatan 40 tahun

Oleh : Derry Pantjadarma

Hari Sabtu, 8 Agustus 2020, merupakan keasyikan tersendiri bagi kami Alumni Keluarga Donor Darah ITB. Sama denga kerutinan tiap dua bulan, kami bersama Ikatan Alumni ITB menyelenggarakan acara donor darah. Nostalgia, karena itu merupakan aktifitas kami sewaktu dulu masih sama-sama berkuliah di Bandung.Bersama dokter PMI yang bertugas waktu itu, kami ngerumpi tentang alumni yang banyak menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan. Hari itu dan beberapa kali peristiwa donor sebelumnya rekor tetap dipegang oleh teman baik saya Zukri Saad. Kemungkinan, Zukri adalah alumni ITB yang terbanyak menyumbangkan darahnya.

Kami berkenalan sepintas pada kelas Matrikulasi TPB tahun 1976 dan berjumpa kembali tahun 1978 sewaktu Zukri mengikuti Orientasi Study Jurusan Kimia. Sejak saat itu, kami sudah lebih dekat karena sering berjumpa di pusat aktiftas mahasiswa yang dikenal dengan istilah Student Center.

Sejak awal masuk ITB, saya dan Zukri memang banyak berkeliaran di kawasan kegiatan mahasiswa yang kaya dengan ragam aktivitas itu. Zukri aktif di Unit Kesenian Sulawesi Selatan (UKSS) dan di Unit Aktifitas PSIK – kepanjangannya kira-kira Perkumpulan Studi Ilmu Kemasyarakatan. Ini adalah unit tempat para aktivis politik di ITB merintis dan mengembangkan aspirasinya.

Sebagai mahasiswa perantau dari Sumatera Barat, tentunya Zukri punya tantangan yang lebih besar dibanding saya yang pribumi kota Bandung. Nah, saya masuk ke dalam unit kegiatan Keluarga Donor Darah (KDD) yang secara rutin bekerjasama dengan PMI Kota Bandung, mengadakan penyumbangan darah di kampus. Pada saat-saat itu lah Zukri selalu mendonor, relatif tanpa jeda sehingga sampai bulan Agustus 2020 darah yang sudah disedot dari tubuhnya mencapai 158 x 300 ml atau 47.400 ml alias 47 liter darah Golongan O selama hampir 42 tahun.
Z
ukri dan semua teman-teman donor ITB, sangat berperan untuk menjadikan KDD-ITB sebagai penyumbang darah kedua terbesar di Bandung, sesudah KDD-AURI. Ini menghasilkan kesepakatan bahwa civitas academia ITB akan diprioritaskan untuk mendapat darah dari PMI Bandung dengan membawa Surat Pengantar dari KDD-ITB.

Daya tarik KDD waktu itu memang sulit diabaikan lho. Dokter dan mahasiswi Fakultas Kedokteran Unpad serta aktivis perempuan unit KDD, ditambah konsumsi susu, telur dan vitamin dari PMI sangat ditunggu-tunggu setiap bulannya. Pengurus unit KDD sendiri berperan banyak sebagai fasilitator dan pemburu darah ke asrama atau sampai ke rumah indekos teman-teman donor. Kadang-kadang permintaan darah diumumkan sewaktu acara di Lapangan Basket. Ini menjadikan gelar Dracula dilekatkan pada aktivis unit kegiatan KDD.

Setelah lulus, Zukri konsisten mendonor dimanapun dia berada sehingga PMI memberikan Piagam Donor 100 Kali, Pemerintah RI memberikan Satya Lancana Kebaktian Sosial dan penghargaan Umrah dari Pemerintah Kota Padang.

Kami bangga menjadi sahabat Zukri Saad yang juga bersama saya di Yayasan Mandiri. Untuk yang terakhir, Zukri yang mengajak saya ke Lampung Tengah untuk mempromosikan biogas dari kotoran sapi. Juga, berkenalan dengan Kiai Sahal Mahfudh pemimpin Pondok Pesantren Maslakul Huda di Kajen Margoyoso – Kabuapten Pati untuk mengatasi limbah industri rakyat Tapioka.

Hampir semua kegiatan dilakukan pada masa kuliah, mengasyikkan sekali sehingga kami termasuk kategori mahasiswa predikat 88, menjadi mahasiswa percobaan karena melampauai limit waktu perkuliahan yang ditentukan. Alhamdulillah, kami berhasil mengatasinya, sehingga Zukri lulus juga dari jurusan Kimia ITB tahun 1985. Sejak itu pertemuan agak jarang, tapi Zukri selalu menyempatkan mampir ke kantor saya BPPT di Jalan Thamrin dan informasinya dia masih setia mendonorkan darahnya.

Satu catatan kecil lainnya, minat bacanya juga tinggi sehingga cukup banyak buku hasil karyanya dengan tema yang beragam, karena minatnya banyak. Mulai dari pertanian organik sampai bermacam metoda kesehatan dan biografi.

Teladan dari Zukri adalah, pola hidup sehat sangat penting. Ini yang membuatnya selalu lulus seleksi donor darah (periksa tekanan darah, kadar Hb, berat badan dan derajat kesehatan dinilai ideal ). Semoga seluruh pengalamannya dapat mejadi bahan pemelajaran bagi generasi penerus.

Selamat Ulang Tahun ke 65 Sahabat Zukri Saad. Tetap sehat, terus berkarya dan berbahagia bersama semua keluarga di Padang. Aamiin.

Jakarta, 5 November 2020

————

DR. Derry Pantjadarma, Alumni Departemen Kimia ITB dan Mendapat Beasiswa program PhD. Ilmu Material di University of Sheffield – Great Britain, menetap di Jakarta. Berkarir selama 30 tahun di Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi BPPT – RI. Saat ini setelah pensiun, berkecimpung di bidang Kebijakan Teknologi.

Adikku Zukri | Azmi Saad