Mengenal Abang Sukri Yang Luar Biasa

Oleh : Essy Mardi

Pada awal masuk kuliah di Bandung, sekitar bulan Agustus 1984 kami bersama dunsanak lain nya di kumpulkan di asrama banuhampu untuk saling mengenal dunsanak seangkatan dan uda uni se banuhampu bandung., suasana nya sangat kekeluargaan dimana semua harus memperkenalkan diri dan asal nagarinya dimana sebagian besar menggunakan bahasa minang, sebagai peratauan kami agak terseok seok karena tidak terbiasa menggunakannya walaupun kami mengerti maksudnya.  Di saat itu abang Sukri memberikan wejangan pada kami maengenai apa yang harus di lakukan di perantauan, sangat berkesan dengan kepiawan abang dalam menyampaikannya. membuat kami merasa tidak sendiri di negeri orang serta kepemimpinan  asrama banuhampu, dari situ mulai banyak hal yang abang perbuat sehingga pada masa itu kekeluargaan d asrama banuhampu semakin kompak, sebelum saya ke bandung kurang sekali di dalam diri merasa sebagai orang awak, namun setelah d bandung bersama keluarga banuhampu dan melihat bagaimana abang menyatukan para perantau d Bandung, Alhamdulillah hingga saat ini sangat bangga maenjadi urang awak, sesuatu banget gitu lah…
Berjalanya waktu abang sibuk dan telah menyelesaikan kuliah jadi agak jarang bertemu, tapi kepemimpinan abang d GPB di teruskan dan berlanjut sampai pembangunan asrama di mulai.  Abang tetap konsisten aktif d organisasi dan menjadi salah satu orang yang di anggap luar biasa pemikirannya.  Kecintaan abang pada kampung halaman dan ranah minang, tercermin dari ide ide cemerlangnya yang di coba terlebih dahulu dalam membangun negeri, dengan bergerak d bidang pertanian dan mengajak para perantau juga ikut terlibat bahu nenbahu membangun bersama.
Bangga bisa mengenal abang Sukri yang luar biasa, semoga pemikiran dan semangatnya bias menggerakan urang awak dan perantau khususnya untuk bahumembahu membangun negeri menjadi bangsa yang mandiri untuk di wariskan kepada anak cucu kelak.. Terima kasih abang untuk semua peran, pemikiran dan semangatnya …  terus berjuang … Semangat …
Salam

————

Ir. Essy Asiah Mardi, Alumni Teknik Lingkungan ITB 1984. Berbkarir di berbagai bidang pekerjaan di Direktorat Jenderal Cipta Karya – Kementrian Pekerjaan Umum.

Adikku Zukri | Azmi Saad