Zukri Saad, A man Out of the box thinking

Oleh : H. Rais Zakaria

Zukri Saad, yang lebih dikenal dengan sebutan “Uwan Sukri”  awal saya kenal sekitar tahun 2000-an di kota Padang. Dikenalkan oleh keponakan  H. Syamsurizal.   Saya sendiri sejak lama berdomisili di Jakarta. Saat itu  Bank tempat saya bekerja tersasar krisis moneter 1998,  yang berujung tindakan likuidasi pada beberapa ratus  bank di Indonesia. Saya mencari alternatif  lain dengan mendirikan kantor konsultan bersama beberapa orang teman. Termasuk mengembangkan usaha  ke kota Padang ,  mencoba peruntungan di kota kelahiran.

Perubahan dari status sebagai pegawai menjadi wirausaha, tentu menimbulkan goncangan psikologi. Saat itu lah Uwan memberikan motivasi, “jangan ragu-ragu pak Rais,  terjun Belanda saja, bagaimana nanti”. Maksudnya tentu kalau berhasil, alhamdullilah kalau gagal qadarullah. Ternyata “nanti” itu berdampak dengan berjalan lancarnya usaha dengan mulus, order berdatangan dari berbagai daerah hingga ke Makassar. Itu saya anggap out of the box thinking seorang Uwan Sukri. Berpikir di luar kebiasaan. Memotivasi dengan menciptakan gagasan alternatif di luar kebiasaan yang ada,  guna menjawab suatu tantangan.

Di kesempatan lain, sekitar Juni 2010, Uwan mengajak bertemu di mall Pondok Indah Jakarta, sambil menikmati masakan Padang yang tersedia di salahsatu  foodcourt  disana. Sebagaimana kebiasaan kepedulian Uwan yang selalu menanya bagaimana keadaan dan keluarga. Saya mengatakan sering mengalami sakit asam urat, sariawan yang setiap minggu datang seakan sudah berlangganan.  Apalagi kalau terkena angin dan hujan, flu meyerang tubuh. Uwan memberi saran agar saya membeli buku “The Miracle of Enzyme” karangan Dr. Hiromi Sinya. Buku tersebut menjelaskan pola makan sehat dengan mendayagunakan enzim yang ada pada tubuh manusia. Saya mulai menerapkan pola makan tersebut sampai dengan 2020 ini. Sekarang  usia sudah 70 th lebih.  Pada 2015 almarhumah isteri menderita penyakit sirosis hati yang kronis dan berat.   Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis yang merusak liver. Isteri hanya bertahan satu tahun sehingga pada 2016 almarhumah wafat. Secara medis virus hepatitis ini akan menular kepada orang terdekat/pasangannya. Tiga hari setelah wafatnya isteri, dokter yang merawat selama lebih satu tahun, menelpon meminta saya datang ke rumah sakit tempatnya praktek. Meminta agar saya melakukan general medical check-up.    Alhamdulillah hasil medical check up semua normal.

Bentuk kepedulian inilah yang di aplikasikan seorang Uwan Sukri sebagai aktifis lingkungan hidup yang membawa beliau menduduki Direktur Eksekutif WALHI (Wahana Lingkungan Hidup) 1992-1996. Kepedulian yang dimaknai sebagai pencapaian terhadap sesuatu diluar dari dirinya sendiri. Hal ini yang membuat seorang Uwan Sukri yang menamatkan pendidikannya di  jurusan Kimia, Institut Teknologi Bandung, namun tidak berkiprah di dunia profesi Kimia. Memang latar belakang pendidikan tidak mengharuskan seseorang harus bekerja sesuai latar belakang jurusannya. Karena ijazah itu ibarat “tiket masuk” ke dalam bidang tertentu. Banyak sekali tamatan jurusan teknik seperti tamatan ITB dan IPB  bekerja di dunia perbankan, sehingga  muncul istilah IPB sebagai “Institut Perbankan Bogor”. Pengalaman saya sewaktu menduduki jabatan sebagai pimpinan bidang SDM di perbankan, faktanya memang lulusan teknik lebih berhasil dalam kariernya. Hal ini  disebabkan karena kemampuan daya abstraksi mereka, yaitu kemampuan individu dalam melihat dan menelaah/menganalisis suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang yang luas,  dari yang konkret dan sederhana sampai persoalan-persoalan yang abstrak, rumit, dan kompleks.

Hal inilah salah satu kemampuan yang dimiliki seorang Uwan Sukri.  Di mata saya Uwan, bagai Center of Solutions dengan gagasan-gagasan alternatif nya yang disampaikan dalam setiap kesempatan baik dalam forum resmi maupun informal.  Mengingatkan saya akan seorang atasan, sewaktu bekerja di salah satu bank asing di Jakarta. Dia warga negara  Amerika.  Di atas mejanya ada tulisan: : “Don’t bring problem, bring solutions”. Jadi setiap manajer yang masuk ke ruangannya, jangan meminta petunjuk dengan masalah yang dihadapi, tapi usulkan beberapa alternatif atau opsi.  Sehingga si Boss tinggal menentukan dan menyetujui. Bagi dia seorang yang sudah duduk di level manajerial harus punya kompentensi problem soving, memberi solusi atas suatu permasalahan. Jangan hanya meminta petunjuk. Karena ini akan menghabiskan sebagian besar waktu kerjanya .

Uwan Sukri selalu hadir dengan gagasan-gagasan yang inspiratif, jernih, orisinal, logis, mendasar dan selalu out of the box. Berbagai gagasan dan solusi yang dikemukakan oleh Uwan Sukri dalam serial buku inspirasinya, yang seyogyanya mudah di aplikasikan dan masuk akal, tetapi sulit di laksanakan oleh para pihak terkait. Alasan tentu seribu satu. Intinya adalah ketidakmampuan manusia untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki.

Uwan Sukri sekarang memasuki usia kategori lansia muda. Tidak ada orang lansia yang ‘tipikal’. Beberapa orang berusia 80 tahun memiliki kemampuan fisik dan mental yang mirip orang berusia 30 tahun. Nenek Loraine Maurer, aktif bekerja di usia 97 tahun, sebagai pelayan di McDonald, Indiana. ini  yang disebut oleh WHO dengan ageing healthy (penuaan yang sehat) sebagai  proses mengembangkan dan mempertahankan kemampuan fungsional yang memungkinkan kesejahteraan di usia tua. Salah satu inti dari kemampuan fungsional adalah membina hubungan dan berkontribusi kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan rencana Uwan Sukri  untuk berkiprah di kampung halaman. Yang penting bukan dimana kita berada. Tapi ke arah mana kita akan pergi.

Uwan Sukri tetaplah menginspirasi dan menyampaikan gagasan-gagasan alternatif. Walaupun Uwan kembali ke kampung halaman. Menciptakan lingkungan dan peluang yang memungkinkan orang untuk menjadi dan melakukan apa yang mereka hargai sepanjang hidup mereka.

Selamat hari jadi  ke 65. Age is just a number. Usia hanyalah angka, bukan keadaan pikiran atau alasan untuk jenis perilaku tertentu. Barakallahu fii umrik. Semoga di usia Uwan sekarang  diberkahi oleh Allah SWT. Milad Mubarak.

Staying physically active, Uwan.

Bogor, 17 Agustus 2020

————

Rais Zakaria, Mantan Bankir menetap di Jakarta. Certified trainer Seven Habits yang sudah melakukan ratusan pelatihan dalam dan luar negeri.

Adikku Zukri | Azmi Saad